Pemprov Jatim Perkuat Kualitas Guru Madrasah Diniyah

Diposting pada: 2016-01-25, oleh : staim, Kategori: Kegiatan Mahasiswa

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim terus mendorong penguatan posisi lembaga diniyah dalam konteks pendidikan nasional agar setara dengan pendidikan formal lainnya. Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo saat memberikan kuliah umum Mahasiswa Program Peningkatan Kualitas Guru Madrasah Diniyah (Madin) se-Jatim, di Aula Islamic Village Surabaya, Rabu (28/10/2015). Menurut Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo ini, kualitas pendidikan ditentukan oleh proses belajar mengajar yang berlangsung di ruang-ruang kelas atau tatap muka. “Guru madin harus memahami konsep pembelajaran ini, karena negara maju sekalipun kembali pada metode ini” ujarnya.

Menurutnya, dengan total jumlah penduduk Jatim 38,6 juta jiwa dan yang beragama Islam 36,65 juta jiwa (97,8 %), maka Jatim memiliki peluang yang besar untuk berkembangnya Madrasah Diniyah. ”Pondok pesantren dengan madrasah diniyah sekarang sudah tidak dianggap sebagai pendidikan yang tradisional semata. Tetapi sekarang sudah menjadi pendidikan nasional, sehingga lulusan madrasah diniyah mampu mencetak santri yang intelektual, berkarakter, dan berkualitas,” ujarnya.

Lebih lanjut menurutnya, guru profesional harus disiapkan dengan baik karena pendidikan merupakan aspek fundamental dalam menyiapkan kualitas hidup saat anak-anak hingga dewasa. Dasar-dasar keilmuan pendidikan adalah humanisme dengan fokus mengembangkan potensi anak berkembang seluas-seluasnya. Selain itu, lini pendidikan diniyah terdiri dari tafagguh fiddin saja (tetap pada jalur non formal), pendidikan diniyah non formal ditambah pendidikan kesetaraan, serta pendidikan diniyah formal. Hal ini seuai dengan PP Nomor 19 Tahun 2015 Pasal 93 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Kualitas Spiritual Siswa

Di tempat sama, Wagub Jatim Drs H Saifullah Yusuf, menyatakan, pelaksanaan program peningkatan kualitas guru madin ini memasuki tahun ke-9. Gus Ipul berharap, di tengah perkembangan zaman seperti ini, guru madin mampu meningkatkan kualitas spiritual siswa. “Sikap seperti akhlak yang bagus, toleran, bertanggung jawab, dan sopan santun, sangat dibutuhkan saat ini karena hal itu tidak dimiliki oleh sumber daya di luar negeri,” ujarnya. Ke depannya, ia berharap agar bantuan untuk guru madin tak hanya dari Pemprov Jatim, tetapi juga dari pusat.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Masyarakat, Bawon Adi Y memaparkan program peningkatan kualitas guru madin ini sebagai bukti Pemprov Jatim memberi layanan dan kemudahan, kesempatan pemerataan pendidikan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Tujuannya agar guru madin memiliki kompetensi dan profesionalitas, serta mampu memperbaiki kualitas pendidikan agama. Program peningkatan kualitas guru madin ini diselenggarakan selama 4 tahun atau 8 semester dimulai tahun ajaran 2015-2019 dan 2016-2020. Jumlah perguruan tinggi yang melaksanakan program ini sebanyak 39 perguruan tinggi keagamaan Islam di Jatim dengan total jumlah mahasiswa S1 sebanyak 1.149 orang, dan salah satu dari 39 perguruan tinggi Islam di jatim yang selalu dipercaya kampus Muhammadiyah mendapatkan kuota berturut-turut dari awal 2006 s.d 2015 ini adalah Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Tulungagung (STAIM TA).

Proses penerimaan calon mahasiswa ini melalui tiga tahap. Pertama, proses administrasi oleh perguruan tinggi bersangkutan; kedua, proses seleksi oleh Pemprov Jatim bekerjasama dengan Kopertais Wilayah IV Surabaya; dan terakhir, seleksi baca tulis kitab suci oleh Pemprov Jatim bekerjasama dengan Kopertais Wilayah IV Surabaya. Program ini sudah dimulai sejak tahun 2006. Sejak 2006-2015, sebanyak 9.819 orang telah mengikuti program ini dan telah menghasilkan lulusan 5.400 guru madin dengan program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Pada tahun ini, ada dua program studi yang ditambahkan yakni Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Sumber: Surya Online dengan sedikit edit.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya

Silahkan manfaatkan aplikasi ini dan berikan komentar dengan baik dan mendidik!



Tinggalkan Komentar Anda


Nama*
Email* Tidak akan diterbitkan
Url  Ketik tanpa http:// exp:pendidikanonline.com
Komentar*
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini


© 2018 STAI MUHAMMADIYAH TULUNGAGUNG. Powered by Formulasi Free Opensource CMS | Hosting Sekolah