Jurnal Ilmiah Dorong Peningkatan Kualitas Mahasiswa

Diposting pada: 2016-01-25, oleh : staim, Kategori: Informasi Perguruan Tinggi

Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 152/E/T/2012 yang mewajibkan publikasi karya tulis ilmiah bagi mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 sebagai syarat kelulusan, menuai pro kontra.

Banyak pihak yang menolak, karena menganggap kebijakan itu akan menghambat kelulusan mahasiswa. Namun tak jarang juga yang setuju, karena dinilai akan mendorong peningkatakan kualitas mahasiswa.

Pembantu Ketua (Puket) I Bidang Akademik Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Blora, Sofa Muthohar MAg mengutarakan, tidak serta merta menolak kebijakan tersebut. “Saya yakin, kebijakan ini diambil untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi. Ini bukan hal yang tidak mungkin diwujudkan, hanya perlu waktu,” katanya.

Sofa mengatakan, paling tidak butuh empat hingga lima tahun kebijakan ini baru bisa berjalan. “Diawali dengan tahap sosialisasi, sehingga perguruan tinggi bisa mempersiapkan, baik sumber daya maupun sumber dana,” katanya.

“Pertama mungkin nampak berat, tetapi ini menjadi satu tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi,” lanjutnya.

Peningkatan Kapasitas

Dalam menyikapi masalah jurnal ilmiah sebagai syarat kelulusan, Ketua STAIM Nurul Amin, M.Ag memberikan satu contoh yang cukup menarik. “Kita ambil contoh masalah akreditasi. Dulu akreditasi terasa sangat berat, namun lama-kelamaan menjadi hal biasa yang ternyata sangat mungkin diberlakukan,” ujarnya.

Optimisme Ketua STAI Muhammadiyah Tulungagung ini diamini Afiful Ikhwan, M.Pd.I staf pengajar di STAIM TA “Ini kebijakan yang sangat positif. Memang awalnya cukup berat, akan tetapi jika tidak dimulai dan dipaksakan sejak dini kapan lagi akan memulai? pendidikan tinggi Islam kita sudah tertinggal jauh sekali dibandingkan negara tetangga, apa mau ketinggalan semakin jauh lagi?” ungkapnya.

Bagi S-1, menurutnya, bahkan sangat mungkin direalisasikan, karena publikasi ilmiahnya ditayangkan di media online. “Kebijakan ini justru bisa mendorong peningkatan kapasitas mahasiswa,” tegasnya.


Print BeritaPrint PDFPDF


Tinggalkan Komentar Anda


Nama*
Email* Tidak akan diterbitkan
Url  Ketik tanpa http:// exp:pendidikanonline.com
Komentar*
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini


© 2018 STAI MUHAMMADIYAH TULUNGAGUNG. Powered by Formulasi Free Opensource CMS | Hosting Sekolah