Musyawarah Daerah Muhammadiyah Tulungagung

Diposting pada: 2016-10-15, oleh : staim, Kategori: Kegiatan STAIM

Muhammadiyah merupakan Organisasi Islam yang besar di Indonesia dan dalam gerakkannya melaksanakan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar, beraqidah Islam dan bersumber pada Al-Quran dan sunnah. Demikian dikemukakan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE., M.Si dalam sambutannya pada Musyawarah Daerah (Musda) Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-15 di aula kampus STAI Muhammadiyah, Minggu (06/3/2016).

Dilanjutkan musyawarah daerah sesuatu hal yang biasa dalam organisasi dan harus dilaksanakan oleh pengurus, untuk memberikan laporan pertanggungjawaban kegiatan organisasi dalam satu periode, juga untuk mengevaluasi hasil kegiatan selama satu periode. Pada kasempatan itu, Bupati berpesan bila terjadi perbedaan dalam musda, janganlah perbedaan itu menjadi perpecahan, akan tetapi dengan perbedaan itu jadikanlah sebagai rahmad. “saya berpesan kepada bapak ibu semua, bila terjadi perbedaan dalam musda ini, janganlah beda pendapat dan pilihan  itu menjadi perpecahan, akan tetapi dengan perbedaan itu jadikanlah sebagai rahmad,”ujar Bupati Syahri.

Secara khusus Bupati  berharap, Muhammadiyah dan Aisyiyah dapat terus bekerjasama dan mendukung Pemerintah Daerah dalam membangun dan memajukan kesejahteraan masyarakat. Musda yang bertema “dakwah Pencerahan Menuju Tulungagung Berkemajuan” turut dihadiri Unsur Muspida, Ketua DPRD Tulungagung, pejabat terkait,  para Ormas dan LSM serta ratusan peserta Musda Muhammadiyah.

Sebelumnya Ketua PD Muhammadiyah Tulungagung Marsyudi Al Ashari  mengatakan, Muhammadiyah merupakan mitra pemerintah untuk ikut membina masyarakat dalam bidang agama, ekonomi, pendidikan maupun kesehatan, maka untuk itu diharapkan pemerintah juga ikut mendukung suksesnya Musda ke 15 kali ini.

Lebih lanjut Marsyudi “Perlunya kerjasama yang erat antara jajaran PDM Tulungagung dan Cabang-cabang se Kabupaten Tulungagung, agar program kerja yang baik bisa berjalan secara maksimal dan bermanfaat bagi warga Muhammadiyah umumnya dan umat islam pada khususnya. Marsyudi mengatakan kedepannya semoga Muhammadiyah dapat menciptakan program baru serta dalam pemilih kepemimpinan nantinya dapat terpilih pemimpin yang kuat serta terpercaya.

Islam mengajarkan bahwa dalam memilih seorang pemimpin “Pilihlah yang terbaik dari yang baik serta yang paling sedikit kesalahannya”. Pemimpin juga harus benar-benar  melaksanakan amanah yang dipercayakan kepadanya.(din/humas)

Sumber: Humas Sekda Kab.Tulungagung


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya

Silahkan manfaatkan aplikasi ini dan berikan komentar dengan baik dan mendidik!



Tinggalkan Komentar Anda


Nama*
Email* Tidak akan diterbitkan
Url  Ketik tanpa http:// exp:pendidikanonline.com
Komentar*
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini


© 2018 STAI MUHAMMADIYAH TULUNGAGUNG. Powered by Formulasi Free Opensource CMS | Hosting Sekolah